Showing posts with label Tanaman Hias. Show all posts
Showing posts with label Tanaman Hias. Show all posts

Indahnya Pohon Bambu Kuning yang Khas di Pekarangan Rumah

2:42:00 PM 1 Comment
Pohon Bambu Kuning yang Khas di Pekarangan Rumah yang sangat Indah. -- Pohon bambu menjadi tumbuhan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, berbagai macam fungsi yang bisa digunakan dari pohon bambu ini. Dahulu masyarakat Indonesia menggunakan pohon bambu untuk membuat bangunan, baik itu diguakan sebagai atap rumah, penyangga rumah, atau dinding rumah yang dalam bahasa jawa disebut gribig atau gedhek.
 
Bambu Kuning
 Pohon bambu yang menjulang tinggi banyak dibudidayakan terutama di daerah perdesaan, orang orang menanam pohon tersebut untuk dipakai sendiri atau dijual. Pohon bambu yang dijual bisa berbentuk bambu batangan maupun hasil kerajinan yang berbahan dasar bambu. Contoh kerajinan yang berbahan bamboo adalah besek, pot tanaman, gantungan lampu, kursi, dinding, dan lain lain.

Pohon bambu memiliki berbagai macam jenis dan ukuran.jenis jenis pohon bambu diantaranya Bambu Tali (Gigantochloa apus), bambu wuling, bamboo kuning, dan lainnya. Semua jenis bambu tersebar di seluruh kawasan Indonesia.
 
Bambu kuning di pekarangan rumah

Pohon bambu sudah menjadi kebutuhan tradisional sejak zaman dahulu, di mulai dari peradaban China yang memanfaatkan pohon bamboo untuk membuat kertas. Kemudian penduduk kawasan asia memanfaatkan pohon bamboo untuk keperluan semua bidang kehidupan sebelum ditemukannya kertas dan plastik.

Bamboo kuning adalah bambu yang sangat khas, bamboo kuning dalam istilah latin disebut Bambusa vulgaris var. Striata. Bamboo ini menjadi khas karena dijadikan tanaman hias di beberapa pekarangan rumah atau halaman rumah. Budidaya bamboo kuning sangat banyak di Indonesia.

Bambu Kuning (Bambusa vulgaris var. Striata)

Batang Yang Menopang Sebuah Pohon Untuk Tumbuh

4:02:00 PM 1 Comment
Batang Yang Menopang Sebuah Pohon Untuk Tumbuh - Batang menopang tanaman supaya tetap kuat dan kokoh sepanjang tanaman itu tumbuh. Batang pun memiliki fungsi untuk mengirimkan air, mineral, dan sumber makanan ke seluruh bagian-bagian tanaman. Jika  diibaratkan pada kehidupan mausia maka batang itu dihubungkan dengan mental. Mental membantu seseorang supaya tetap kuat dalam menjalankan tekad apa yang dicita-citakan.


Pada dasarnya cita cita itu harus digapai, sama halnya dengan batang  pohon yang tentunya akan semakin tinggi, Cita – cita juga harus selalu menempati posisi yang tertinggi. Supaya manusia meraih cita – cita maka dibutuhkan mental dan tekad yang baja, agar setiap halangan dan rintangan dapat dilalui, kelak apabila cita – cita itu tercapai maka manusia akan bahagia.

Batang pohon akan semakin kuat apabila sumber makanan di dalam tanah tercukupi. Sehingga tanah yang ditempati harus selalu diberi pupuk supaya batang pohon tersebut bisa tumbuh dengan sempurna. Manusia pun demikian, kalau diibaratkan maka sumber makanan adalah ilmu pengetahuan yang harus dimiliki dan dijadikan sebagai jalan untuk meraih cita cita, agar tekad selalu kuat.

Bunga Biru, Tanda Cinta yang Menggebu

Unknown 5:41:00 PM Add Comment
Bunga Biru, Tanda Cinta yang Menggebu. -- Jika Mawar Merah Identik dengan Perasaan Cinta, Bagaimana dengan Bunga Biru Ini? --Sedikit membuka memori masa muda yang telah lama terlewati. Dan tidak sengaja ada setangkai bunga mawar yang sudah kering. Dahannya kering lapuk, bunganya pun kering kecoklatan dan semuanya telah lepas dari kelopaknya.

Bunga Biru Sebagai Tanda Cinta
Mencoba mengusik lembaran kenangan, rupanya itu adalah sekuntum bunga mawar yang dulu sempat saya terima dari sang kekasih. Bunga mawar merah yang kini sudah tidak terlihat merahnya. Bunga mawar merah memang dikenal sebagai bunga yang mampu mewakili perasaan cinta.

Tidak sedikit para pasangan muda-mudi yang sedang mabuk asmara memanfaatkan bunga tersebut untuk mengutarakan cintanya. Namun bagaimana jika ada bunga yang berwarna biru? Jika merah untuk cinta, apakah biru untuk benci? Sepertinya tidak juga.




Mau bunga itu berwarna merah ataupun biru sekalipun menurut saya sama saja. Yang terpenting adalah isi hati orang yang memberikan bunga tersebut. karena lagu dangdut tidak hanya selesai sampai pada lagu “sekuntum mawar merah” saja, namun kini juga telah ada lagu dengan judul “birunya cinta”.

Fenomena “Terong-terongan” Ternyata Tak Sesuai dengan Terong Beneran

Unknown 12:13:00 PM Add Comment
Yang Ini Terong Beneran
Fenomena “Terong-terongan”  Ternyata Tidak Sesuai dengan Fakta Pada Terong Beneran. -- Kata “terong-terongan” kini sering muncul dan menjadi perdebatan, ntah mengapa sebabnya kata tersebut digunakan untuk menyebutkan anak laki-laki usia remaja, yang mungkin pergaulannya dianggap kurang baik. Ya remaja usia antara 13-16an tahun.

Jika ada remaja laki-laki yang naik motor boncengan tiga (cenglu), maka pasti akan ada yang berteriak dan bersorak lantang “terong-terongaaan!!!”. Fenomena ini begitu unik, mengingat jika dilihat dari wujud terong sendiri tidak memiliki filosofi apapun yang dapat dikaitkan dengan laki-laki usia remaja itu tadi.

Apakah karena jenis terong yang belum jelas buah atau sayur sehingga menggambarkan usia remaja yang tidak jelas akan kemana arah hidupnya? ataukah karena terong memang seringkali menemani berbagai masakan jenis penyet seperti penyet ayam, ataupun penyet lele, sehingga menggambarkan bahwa anak laki-laki usia remaja yang pergaulannya gak jelas itu di sebut terong-terongan? 


Semuanya masih belum menemukan titik terang yang pasti. Mungkin ada yang beranggapan bahwa kata “terong-terongan” dipakai untuk menyebutkan anak laki-laki itu tadi karena bentuk terong yang kebanyakan lonjong, namun alasan itu juga telah terpatahkan karena terong juga banyak yang memiliki bentuk bulat besar. Yang pasti, ugkapan terong-terongan tidaklah sesuai dengan filosofi terong yang sebenarnya.

Belajar dari Tanaman Tebu, Kita Mampu Menjadi Pribadi yang Kuat

Unknown 12:06:00 PM Add Comment
Dengan Belajar dari Tanaman Tebu, Kita Mampu Menjadi Pribadi yang Kuat. -- Kita tentu tahu tanaman manis yang berbentuk menyerupai bambu, beruas namun tidak berongga, memiliki kulit yang alot namun isinya begitu segar dan manis.

Bahkan, saking manisnya tanaman ini sehingga digunakan untuk bahan baku pembuata gula. Ya, tebu, jenis tanaman yang seringkali tumbuh secara bertunas dan bergerombol ini memang masih banyak tumbuh di daerah tropis seperti di Indonesia. Dengan belajar dari tanaman tebu, sebenarnya ada hikmah yang dapat diambil jika kita mau memperhatikan secara seksama.

Tanaman Tebu Yang Kokoh
Kita bisa lihat, bagaimana ketika tanaman tebu ini sebelum diubah menjadi gula yang begitu manis. Orang memanen tebu harus rela terkena daunnya yang berduri halus, kemudian ketika  orang hendak mencoba menghisap manisnya tebu pun juga harus mengupas kulitnya yang alot tersebut. 

Hal ini tentu memberikan gambaran kehidupan kepada kita, ketika kita hendak merasakan manisnya hidup, tentu kita harus berjuang melewati duri-duri kehidupan ini. bagi yang sekarang juga sedang merasakan alot serta kerasnya hidup, maka percayalah manisnya tebu telah menanti.


Jika ada ungkapan habis gelap terbitlah terang, maka dalam tebu pun ada ungkapan habis alot datanglah manisnya. Dengan demikian percayalah bahwa manisnya kehidupan akan muncul setelah berbagai kesulitan yang mendera. (IA)